Komunitas Marching Band Indonesia

Hai, MB mania.... Selamat Bergabung di forum komunitas marching band ini, Mendaftarnya gampang kok,cukup masukin nama akun yang kamu suka dan password aja. atau gunakan akun facebook kamu untuk login juga bisa.Jangan lupa kasih LIKE juga yaaa dan kamu bisa follow juga networkblognya di facebook cukup dengan klik tombol Follow this blog. just enjoy the forum..!

Login

Lupa password?

MBgaul on facebook

Buat yang ingin dapet kiriman posting terbaru lewat facebook follow aja blognya !

Top posters

Admin (38)
 
emadeus (38)
 
pengrajin_marchingband (34)
 
QuintTommers (27)
 
uyakuya (13)
 
erlina indri (10)
 
nurmuhammad (5)
 
moelyandi (4)
 
adhismart (3)
 
n'cep (3)
 

April 2017

MonTueWedThuFriSatSun
     12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Calendar Calendar


    Marching Band Bhina Caraka (MBBC)

    Share
    avatar
    emadeus
    Komandan Gaul
    Komandan Gaul

    Jumlah posting : 38
    Points : 2319
    Reputasi : 0
    Join date : 13.03.11

    Marching Band Bhina Caraka (MBBC)

    Post by emadeus on March 15th 2011, 3:08 pm

    MARCHING BAND BHINA CARAKA MENGUKIR
    SEJARAH




    Tepat pada penyelenggaraan Grand Prix
    Marching Band edisi ke-XXV tanggal 26-27 Desember 2009 lalu, Marching
    Band Bhina Caraka-Jakarta (MBBC) asuhan Direktorat Jenderal Bea dan
    Cukai Departemen Keuangan RI mengukir sejarah baru, baik dalam catatan
    pelaksanaan Grand Prix maupun dalam sejarah perjalanan dan perkembangan
    Band ini sendiri

    Mengukir sejarah karena pada ulang tahun
    penyelenggaraan yang akan dicatat sepanjang masa, MBBC berhasil
    mendapat pengakuan sebagai Band terbaik. Dengan mengantongi nilai total
    88,36 MBBC mampu mengungguli Band pesaing terdekatnya Marching Band
    Semen Gresik (MBSG) yang meraih nilai 86,39 dan Marching Band Gita
    Surosowan Pemprov Banten (MB GSB) dengan nilai 85,24. Dengan hasil ini,
    MBBC berhak menduduki peringkat tertinggi pada even tahunan ini dan
    semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu Band terbaik di Indonesia
    disamping nama-nama besar Marching Band lainnya




    Selain catatan sejarah baru dari ajang
    kompetisi Marching Band paling bergengsi di Indonesia tersebut, sejarah
    juga diukir dalam lingkup internal MBBC. MBBC yang ketika berdiri
    bernama DBBC, semakin menegaskan eksistensi nama besarnya yang memang
    telah ada dimasa lalu. Untuk pertama kalinya sepanjang berdirinya, MBBC
    berhasil menjadi yang terbaik di ajang Grand Prix dimaksud. Fakta ini
    melengkapi catatan fantastis grafik prestasi dalam keikutsertaan MBBC
    dalam empat tahun terakhir setelah mengalami masa istirahat selama
    beberapa waktu.
    Sebagai informasi, dalam tahun 2006 MBBC baru
    kembali ikut serta dalam persaingan di GPMB (diselenggarakan bulan
    Januari 2007). Membawa tema ‘Indonesian Movie’ berisi soundtrack film
    dalam negeri, MBBC berhasil menduduki peringkat ke-7. Pada GPMB edisi
    berikutnya, dengan tema ‘Michael Jackson’ berisi hits-hits mega bintang
    pop tersebut, MBBC bertengger di peringkat ke-5. Target tinggi terus
    diusung MBBC pada even tahun berikutnya. ‘Incredible’, sebuah judul film
    yang soundtracknya diadopsi untuk dijadikan tema oleh MBBC,
    mengantarkan MBBC menempati posisi ke-3.
    Catatan unik grafik
    peningkatan ini mendapat perhatian langsung dari Menteri Keuangan RI,
    yang merupakan “orang tua” MBBC. Dalam salah satu kesempatan penampilan
    MBBC dalam lingkup internal di awal 2009, Menkeu yang saat ini dijabat
    oleh Ibu Sri Mulyani menegaskan sebuah kalimat.didepan para pejabat
    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang nota bene adalah pengasuh MBBC.
    “Jika diurutkan, dari angka 7, 5, dan 3…maka logikanya, tahun ini
    harus……??”, kalimat ini dijawab serempak oleh semua hadirin yang hadir
    dengan angka “1..!!”.
    Target menjadi yang terbaik ini-lah yang
    kemudian melecut semangat semua pihak yang terkait secara lahir dan
    bathin dengan MBBC. Kerja keras, semangat, kekompakan, dan berbagai
    karakter lain, muncul sebagai pemersatu MBBC dalam mencapai misi. Dengan
    tema “Unforgettable” berisi lagu-lagu klasik berkelas karya para
    composer masa lalu, menjadi materi suguhan MBBC dalam even tahun ini.
    Dukungan
    dan perhatian besar tidak hanya menjadi ‘lip services’ atau sebatas
    retorika bagi Menkeu dan para Pembina MBBC dijajaran pejabat DJBC. Dalam
    dua hari pertarungan MBBC dikompetisi GPMB, Menkeu dan Direktur
    Jenderal Bea dan Cukai, serta para Pembina MBBC terlihat berada di
    tribun kehormatan dan tribun VIP untuk memberikan dukungan secara
    langsung. Meskipun dalam jadwal penampilan, MBBC berada sebagai penampil
    terakhir alias penutup (tampil pada malam hari).
    Mungkin dirasa tak
    cukup hanya duduk di tribun kehormatan, Menkeu menyempatkan diri masuk
    ke dalam ruangan yang menjadi “base camp” MBBC untuk menyampaikan
    dukungan beliau kepada para pemain, pelatih dan official. Tentu saja ini
    juga merupakan hal yang sangat membanggakan mengingat bahwa ini adalah
    wujud sebuah perhatian besar kepada MBBC.
    Tahun 2009 memang tertulis
    menjadi milik MBBC. Kecemasan memang sempat terjadi pada saat hasil
    kejuaraan diumumkan setelah dilaksanakan penutupan oleh Bapak Agum
    Gumelar. Namun teriakan histeris langsung membahana memenuhi ruangan
    istora senayan Jakarta. Disaksikan langsung oleh Bapak Anwar Suprijadi
    (saat itu masih menjabat sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai), MBBC
    keluar sebagai pemenang. MBBC dinyatakan sebagai yang terbaik.
    Perayaan spontanitas seluruh elemen MBBC menjadi adegan berikutnya.
    Bapak Anwar Suprijadi yang akan memasuki masa purna tugas, menyambut
    gelar ini sebagai hadiah terbaik menjelang masa istirahat dari hiruk
    pikuk aktivitas berat beliau sehari-hari. Keindahan malam itu ditutup
    dengan foto bersama para pemain, official dan Pembina MBBC. Target yang
    dipasang oleh Menkeu pun dapat dicapai dengan usaha dan kerja keras
    semua pihak di MBBC. Para Pemain MBBC juga sempat berfoto bersama dengan
    Para pemain Marching Band Bahana Cendana Kartika sebagai pemenang
    divisi sekolah. Sebuah pemandangan sportifitas yang luar biasa. Menang
    dengan rasa bangga, kalah dengan sikap ksatria. Semoga prestasi ini
    dapat dipertahankan dan ditingkatkan.

    BRAVO MBBC!! VINI, VIDI, VICI…!!!
    WE ARE
    THE WINNER…!!! WE ARE THE CHAMPION…!!!
    MBBC..!!! PERFORM LIKE
    CHAMPION..!!!


    Sejarah Singkat:

    SEJARAH SINGKAT
    MARCHING BAND BHINA CARAKA
    Direktorat
    Jenderal Bea dan Cukai
    DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

    Pada sekitar awal tahun 1978, dimasa kepemimpinan
    Bapak Achmad Thahir sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai, DJBC
    membentuk sebuah kegiatan pembinaan generasi muda dalam bentuk
    organisasi ke-Pramuka-an dengan Gugus Depan …..

    Di tahun yang sama pula, tepatnya pada bulan September, terbentuk sebuah
    organisasi yang kegiatannya berorientasi pada kesenian. Nama organisasi
    itu adalah Drum Band Bhina Caraka (DBBC). DBBC sendiri sebagian besar
    beranggotakan para anggota pramuka dan keluarga besar pegawai Direktorat
    Jenderal Bea dan Cukai.

    Sejak berdiri, DBBC mulai melanglang
    buana menjelajahi Pulau Jawa mengikuti berbagi even Kejuaraan, antara
    lain di Jogja, dan Semarang Selain itu juga mengikuti Kejuaraan
    Nasional (agenda 2 tahunan) yang di gelar oleh PDBI (Persatuan Drum Band
    Indonesia – induk organisasi Drum Band di Indonesia) di Malang pada
    1980.

    Seiring dengan perkembangan prestasi dan organisasi, serta
    penambahan instrument, pada tahun 1982 DBBC berubah nama menjadi
    Marching Band Bhina Caraka hingga sekarang. Tahun tersebut juga ditandai
    dengan keikut sertaan MBBC pada Kejurnas PDBI di Surabaya dan Kejuaraan
    Nasional Marching Band di Jakarta yang merupakan cikal bakal event
    Grand Prix Marching Band yang kita kenal sekarang.

    Di tahun 1984,
    MBBC mengikuti kejuaraan Nasional di Cirebon. Di tahun yang sama pada
    even GPMB, Field Commander dan Mayorette MBBC sempat menduduki posisi
    terhormat sebagai yang terbaik.
    kesempatan istimewa untuk turut
    menyaksikan pemutaran perdana (premiere) film G30S-PKI.

    Sejak
    itu, MBBC tercatat pernah
    Pada tahun 1986, sebagai apresiasi terhadap
    catatan prestasi Marching Band Bhina Caraka, MBBC bersama Korps Putri
    Tarakanita Jakarta diberi kehormatan untuk tampil pada acara Parade
    Senja di Istana Negara – Jakarta yang baru pertama kali di gelar. Sebuah
    kesempatan langka yang turut menghiasi catatan menarik sejarah MBBC
    sepanjang masa. Selain itu, MBBC juga pernah mendapat tampil pada Parade
    Senja sebanyak 3 (tiga) kali dan karena satu dan lain hal pernah
    menolak tawaran tampil selama 3 (tiga) kali pula.

    Dalam
    perjalanannya, MBBC sempat mengalami pasang surut prestasi. Dan ini
    sangat dipengaruhi oleh banyak faktor. Pada era tahun 2003 s/d akhir
    2005, MBBC mengalami masa kevakuman. Baru pada tahun 2006 MBBC kembali
    ke arena GPMB (GPMB XXII tahun 2006 – diselenggarakan tanggal 06-07
    Januari 2007) dengan kekuatan ‘hanya’ 60 (enam puluh) pemain dan
    ‘dukungan’ yang masih terasa ‘setengah-setengah’ mengingat MBBC tidak
    bisa dilepaskan dari perkembangan situasi politik di negeri ini. Namun
    yang membanggakan, pada event ini MBBC mencatatkan diri duduk pada
    peringkat 7.

    Tidak berhenti sampai disitu. Pada event yang sama
    di tahun berikutnya (GPMB XXIII-2007), MBBC mulai mendapat dukungan
    penuh dari jajaran Pembina dan para pengambil keputusan. MBBC kembali
    membuktikan diri sebagai Unit yang patut diperhitungkan di kancah
    Marching Band pada level Nasional. Peringkat 5 pun dapat diraih sebagai
    ganjaran atas usaha, kerja keras dan kekompakan semua pihak yang
    mencintai MBBC.

    GPMB XXIV tahun 2008, MBBC kembali mempertahankan
    grafik positif peningkatan prestasi. Salah satu unit Marching Band
    terbesar di Indonesia ini telah kembali ke jalur persaingan menuju yang
    terbaik. Peringkat ke-3 pun ditoreh sebagai kenangan manis dalam
    sejarah. Melalui perjuangan panjang yang tak kenal lelah dari semua
    pihak pencinta MBBC, pengakuan melalui sebuah event bergengsi pun
    tercapai.
    Pertanyaannya sekarang, mampukah MBBC mempertahankan atau
    bahkan meningkatkan prestasi, kualifikasi dan standar dalam tubuh MBBC
    sendiri? Atau jika mungkin, menyamai standar Unit Marching Band
    Internasional? Kita masih akan menunggu jawabannya!

    MBBC juga
    mencatat figur dan tokoh yang berjasa dan memberi sumbangsih besar
    untuk MBBC. Dengan tidak bermaksud mengabaikan peran serta para tokoh
    lainnya, ada beberapa nama yang pernah berperan sebagai “orang tua”
    MBBC, antara lain Bpk Muhammad/Ibu, Bpk Ridwan, (alm) Bpk Sabarwanto dan
    Bpk Sumarno Junus. Semoga, jasa mereka dan para pengurus MBBC lain yang
    tak dapat disebutkan satu persatu mendapat balasan yang setimpal dai
    Allah SWT! Amiiin!

      Waktu sekarang April 27th 2017, 5:55 am